Kalam Tarian Cinta

Basnah Anna Hassan

Andai waktu dapat ku gapai kembali
Pastinya takkan kupilih perjalanan hidup yg sebegini
Andainya aku bisa menggubah segalanya
Pasti aku tidak hidup sengsara begini

Andainya aku bijak membuat pilihan
Tidaklah aku terluka demikian parah
Ahh..sampai bilakah bisa aku bertahan
Diri ini semakin rapuh hari demi hari

Tak bisa lagi kubendung kedukaan
Kelaraan hati ini bersama perasaan yg kian terhimpit
Di antara luka dan airmata
Sampai kapankah bisa aku bertahan lagi

Jawapannya dalam kesamaran
Kegembiraanku hanya bagi menutupi
Hati serta jiwa yg sengsara
Adakah insan yg bisa memahami

Ku terperangkap dalam dilemma sendiri
Oh Tuhan...bebaskanlah aku
Dari derita sengsara hati ini
Aku tidak berdaya lagi

Aku hanyalah lilin
Bagi menerangi kehidupan orang lain
Setelah habis terbakar
Aku dihumban tanpa erti dan penghargaan

Insan yg bergelar suami
Nyatanya seolah-olah hanya memperhambakan
Diriku tanpa kasih sayang
Tanpa perhatian...tanpa pengertian...
Ianpa segala-galanya
Aku sengsara...sengsara sekali

Mahligai ini hanyalah
Di atas lembaran kertas belaka
Kenyataannya adalah kepalsuan belaka
Aku lemah tak bermaya lagi untuk bertahan
Masihkah ada kekuatan
Untuk aku terus melangkah...?

Semuanya dalam kesamaran dan kesuraman
Sampai kapankah aku harus begini..?
Menerangi namun diri berada
Di lembah kegelapan penuh kehancuran

Aku tak berdaya...
Walau telah ku cuba
Sepenuh pengharapan dan kekuatan
Aku hanyalah insan
Yang lemah dan rapuh

Tiada dahan untuk ku berpaut
Hidupku penuh kedukaan
Aku terluka di dalam lara
Sebuah mahligai yg bernama perkahwinan

Adakah yg dapat mengerti
Memahami kelaraan dan kesengsaraan ku ini
Andainya Ayah ku masih ada
Mungkin aku tak derita dan sengsara begini

Ya Allah......
Berikan lah daku cahaya
Pengharapan untuk ku
Teruskan perjalanan kehidupan ini
Penuh dengan ketabahan
Kekuatan serta keimanan kepadaMu
Aku pasrah kini........

Categories:

Leave a Reply